(oleh : Abdul Rais Kaharuddin)
Cinta ialah sebuah perjalanan, ia akan sampai, tapi tak pernah usai
Seperti sepasang tangan, cinta memberi dan meminta
Tapi cinta takkan meminta yang bukan menjadi haknya
Cinta adalah simpul yang selalu mampu melepaskan dirinya sendiri
Kecuali jika aku mengikatnya dengan apa yang nenek moyangku sebut pernikahan
Dan aku, adalah serupa tubuh tanpa rusuk yang lengkap
Tak berguna sebelum kau kutemukan
Mencarimu adalah perjalanan dari tiada ke tiada
Perjalanan panjang yang tak pernah mengenal usia
Adalah tanganku yang menggenggam, jemari yang merekah, kemudian mendoakan
Dalam sebuah doa, kugambarkan kita sebagai sepasang cinta merpati yang kuat sayapnya
Sebab hanya pada doa, kutemui kau disana
Aku tak pernah membenci waktu
Walaupun ia selalu menyembunyikanmu
Karena waktu bukan sesuatu yang akan menghapusmu
Tapi ia akan membantuku untuk perlahan menemukanmu
Dan kelak, aku akan meminangmu
Pulang sebagai cinta. Utuh
Hanya ajal sebagai pemisah